Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Rebound Sepekan, Tapi Ruang Naik Terbatas
Tuesday, 6 January 2026 19:24 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oil

Harga minyak bergerak naik tipis pada perdagangan terbaru, melanjutkan penguatan setelah mencatat kenaikan harian terbesar dalam sepekan. Namun arah pasar masih "setengah hati" karena pelaku pasar menimbang dua narasi besar yang saling bertabrakan: risiko geopolitik yang kembali mencuat versus kekhawatiran surplus pasokan global yang belum juga hilang.

Di pasar Eropa, Brent bertahan di sekitar US$62 per barel setelah menguat sekitar 1,7% pada sesi sebelumnya. Perhatian masih tertuju pada perkembangan Venezuela pasca tumbangnya Nicolás Maduro, termasuk rencana pembicaraan antara pihak industri dan Washington terkait masa depan sektor energi Venezuela. Di saat yang sama, tensi Timur Tengah ikut memanaskan sentimen setelah Israel kembali menegaskan posisinya untuk tidak memberi ruang bagi Iran membangun ulang kemampuan rudal balistik.

Meski headline geopolitik ramai, pelaku pasar besar menilai kenaikan minyak tetap punya "batas" selama tidak ada gangguan pasokan nyata. Sejumlah pelaku industri menilai kontribusi tambahan barel dari Venezuela tahun ini kemungkinan kecil, sehingga dampaknya terhadap harga tidak akan langsung terasa besar dalam waktu dekat.

Faktor penahan utama tetap datang dari gambaran pasokan global yang longgar. Venezuela saat ini hanya menyumbang porsi kecil dari produksi dunia, sehingga gangguan ekspor pun dianggap tidak cukup untuk mengangkat harga secara berkelanjutan. Bahkan, tekanan surplus membuat Arab Saudi kembali memangkas harga minyak untuk Asia untuk bulan ketiga berturut-turut”sinyal bahwa persaingan suplai masih ketat.

Sejumlah bank investasi juga menilai surplus pasokan berpotensi membengkak pada semester pertama 2026 dan memuncak di pertengahan tahun. Ini menjadi alasan mengapa proyeksi harga untuk beberapa kuartal awal 2026 cenderung diturunkan, terlebih setelah harga minyak tahun lalu mencatat penurunan tahunan terbesar sejak 2020 seiring bertambahnya barel dari OPEC+ dan produsen lain.

Sementara itu, wacana "kebangkitan" energi Venezuela masih terus dipantau. Industri migas AS dikabarkan akan melakukan pembahasan dengan pemerintah, dan Menteri Energi AS Chris Wright disebut ingin berdialog dengan eksekutif minyak terkait opsi menghidupkan kembali sektor tersebut. Presiden Donald Trump juga sempat memberi sinyal adanya dukungan finansial untuk mempercepat pemulihan infrastruktur”yang membuat saham perusahaan minyak AS sempat menguat.

Pada perdagangan pagi di London, Brent untuk pengiriman Maret naik sekitar 0,4% ke US$62,01 per barel. WTI untuk pengiriman Februari berada di sekitar US$58,55 per barel, mencerminkan pasar yang masih mencoba mencari keseimbangan antara headline geopolitik dan realita surplus pasokan.(alg)

Sumber: Newsmaker.id

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS